INPUT DATA KHUSUS KEPALA SEKOLAH DI DAPODIK |
expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>

Rabu, 17 April 2013

INPUT DATA KHUSUS KEPALA SEKOLAH DI DAPODIK


Apa Itu JJM, JJM KTSP dan JJM Linier di Dapodik?
Bagi guru atau Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) telah melakukan pengecekan datanya di data pokok pendidikan (Dapodik) pasti sudah tahu JJM. Pengecekan secara online melalui website P2TK Dikdas ini untuk memastikan data guru yang sudah terkirim valid atau masih ada kesalahan. Data diinput dan dikirim sendiri oleh sekolahan (opertaor) masing-masing melalui Aplikasi Pendataan Pendidikan ke server pusat Dapodik secara online.

Setelah login ke P2TK Dikdas guru atau PTK akan melihat data-datanya nomor 0 sampai 20. Data inilah yang nantinya akan dijadikan dasar penerbitan SK Tunjangan Profesi (SK TP) atau juga dikenal dengan SK Dirjen. Jika ada data yang fatal (salah) akan berakibat pada penerimaan Tunjangan Profesi. Khususnya data nomor 17 yaitu Kode Bidang Studi Sertifikasi dan nomor 20 yaitu Total Jam Mengajar Sesuai.

Total Jam Mengajar Sesuai atau JJM sesuai terdapat rincian, yaitu;
1. JJM adalah Jumlah Jam Mengajar, data ini berasal dari jumlah jam yang kita masukkan dalam aplikasi pendataan bagian pembagian rombongan belajar.

2. JJM KTSP adalah Jumlah Jam Mengajar kurikulum operasional yang disusun oleh dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan. Jam mengajar dihitung sesuai dengan batasan maksimal kurikulum KTSP.

3. JJM Linier adalah Jam Mengajar yang dibatasi KTSP, yang dihitung sesuai dengan kode sertifikasi yang dimilikinya. (Contoh: Guru Sertifikasi Bidang Studinya Guru Penjas, tetapi mengajar Guru Kelas, itu di P2TK Dikdas tidak dihitung jam mengajarnya atau 0).

Kebanyakan permasalahan terkait JJM Linier yaitu, saat dicek di P2TK JJM Liniernya 0 (nol), itu bisa terjadi karena guru atau PTK yang bersangkutan belum sertifikasi, sehingga data nomor 17 yaitu Kode Bidang Studi Sertifikasi fatal, dan JJM Linier pun juga akan 0 (nol).

Untuk Kepala Sekolah, mendapatkan JJM Linier 18 dari tugas tambahan sebagai sebagai Kepala Sekolah. Agar JJM Liniernya minimal 24 sebagai syarat mendapat Tunjangan Sertifikasi, 6 Jam tambahannya ditambahkan dari mengajar sesuai kode sertifikasinya. Misalnya jika guru kelas, maka tambahan 6 jam itu adalah 2 Jam di kelas IV, V, dan VI yang diisikan di pembagian rombongan belajar pada Aplikasi Pendataan Dapodik


SUMBER:
http://www.sekolahdasar.net/2013/03/apa-itu-jjm-jjm-ktsp-dan-jjm-linier-di.html 

9 komentar:

  1. PAK KHAIRUL...Trims info Dapodiknya, tapi ngomong-ngomong apa boleh saya belajar ngisi Blog sama side, karena saat ini blog saya sdh ada tp blm bisa ngisi! Trims...Salam Kenal Lalu Hamdan (KS SDN 4 Mekarsari Kec. Gunungsari)

    BalasHapus
  2. Pak, saya mau tanya... Ini kepala sekolah saya SD bersertifikasi Penjas... Kira2 di linier JJMnya yg dimasukin Mapel apa pak??? PKN atau Penjas??? Mohon bantuannya Pak...

    BalasHapus
  3. Masukkan penjas dengan cara input 4 jam di kelas dan 4 jam di kelas 6 dan tugas tambahan sebagai Kepala sekolah pada ubah rincian PTK dengan 18 jam. selengkapnya baca DI SINI

    BalasHapus
  4. Terima kasih infonya, sangat bermanfaat.
    Bagi anda kepala sekolah yang akan menghadapi kinerja kepala sekolah/madrasah, lengkapi kebutuhan administrasi anda dan dapatkan CD Administrasi Kepala Sekolah

    Semoga bermanfaat

    BalasHapus
  5. apakah memasukan PTK baru harus disinkronkan dulu, di dapodik 2013

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya benar .. data harus disinkronisasi, artinya bila data sudah bersih dari tanda merah baru bisa masuk menu utama PTK

      Hapus
  6. Pak...Kepala Sekolah ditempat saya bersertifikasi guru kelas dan ijazah terakhir program sutudinya B. Indonesia ,apakah bisa menambahkan jam mengajarnya B.Indonesia dikelas 5 dan 6

    BalasHapus
  7. Pada dapodikdas 2013 ... kepala sekolah yang bersertifikasi guru kelas harus menambah jam muatan lokal pada kelas 4, 5 dan 6 karena bidag studi selain mulok, penjas dan agama di pegang oleh guru kelas.

    BalasHapus

"KOMENTAR ANDA PASTI SAYA BALAS, WALAUPUN PADA WAKTU YANG TIDAK BERSAMAAN ... "